Macam-macam Database, Kekurangan & Kelebihannya

March 22, 2016 in Uncategorized

Nama Database
Kelebihan
Kekurangan
Oracle-Merupakan software DBMS yang handal dan memiliki kemampuan yang
tinggi.
-Dapat menangani jumlah data dalam ukuran yang besar.
-Dapat mengolah data dalam ukuran besar dan mengolahnya dengan
cepat sehingga didapatkan informasi yang akurat sesuai permintaan
pengguna/user.
-Memiliki kemampuan akan fleksibilitas dan skalabilitas yang dapat
memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan
terus-menerus bertambah besar.
-Memiliki kemampuan Technology Cluster Server, dimana jika terdapat
lebih dari satu unit server misalnya 100 unit server maka Oracle dapat
menjadikan 100 unit server tersebut aktif bekerja bersama sebagai 100
aktif server.
-Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur
hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
-Bisa berjalan pada lebih dari satu platform system operasi.
-Merupakan software DMBS yang -
paling mahal, paling rumit, dan
paling sulit untuk dipelajari.
-Membutuhkan spesifikasi hardware
yang tinggi untuk dapat menjalankan -software DMBS Oracle supaya
berjalan dengan stabil.
-Hanya diperuntukan bagi
perusahaan berukuran besar, dan
tidak cocok untuk perusahaan kecil
maupun menengah.
MYSQL-Merupakan DBMS yang gratis / open source
berlisensi GPL (generic public license).
-Cocok untuk perusahaan dengan skala yang
kecil.
-Tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang
tinggi untuk bisa menjalankan MWSQL ini
bahkan dengan spesifikasi hardware yang
minimal sekalipun.
-Bisa berjalan pada lebih dari satu platform
system operasi, misalnya windows, linux,
FreeBSD, Solaris, dan masih banyak lagi.
-MYSQL memiliki ragam tipe data yang sangat
kaya, seperti signed / unsigned integer, float,
double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
-MYSQL memiliki beberapa lapisan keamanan,
seperti subnetmask, nama host, dan izin akses
user dengan system perijinan yang mendetail
serta sandi/password terenkripsi.
-MYSQL dapat melakukan koneksi dengan
computer client menggunakan Protokol TCP/IP,
Unix Socket (UNIX), atau Named Pipes
(windows NT).
-Dan Masih banyak lagi.
-Tidak cocok untuk
menangani data
dengan jumlah yang besar, baik
untuk menyimpan data maupun
untuk memproses data.
-Memiliki keterbatasan kemampuan
kinerja pada server ketika data yang
disimpan telah melebihi batas
maksimal kemampuan daya
tampung server karena tidak
menerapkan konsep Technology
Cluster Server.
Microsoft Access- Aplikasinya mudah diperoleh (meskipun
bajakan )
-Manipulasi tabel dan data sangat mudah
dilakukan
-Relasi antar tabel dapat dibuat dengan mudah
-Perintah SQL dapat diberikan
-Dapat diintegrasikan dengan bahasa
pemrograman, misalnya Delphi, VB, dll
-Tersedia fasilitas untuk sekuriti data
-Mampu menyimpan data dalam jumlah sangat
besar (jauh lebih besar daripada Paradox).
- Aplikasinya tidak free
alias tidak
gratis
SQL SERVER-Cocok untuk
perusahaan dengan skala kecil, -
menengah, dan besar sehingga mampuuntuk -
mengolah data dengan jumlah yang besar.
-Memiliki kemampuan untuk management user
dan tiap user bisa diatur hak aksesterhadap
suatu database oleh database administrator.
-Untuk diterapkan pada pembangunan suatu -
program aplikasi, akan mudah dalammelakukan
koneksi dengan computer client yang
pembangunan aplikasinyamenggunakan -
software yang sama platform dengan MS-SQL,
misalnya MicrosoftVisual Basic.
-Memiliki tingkat pengamanan / security data
yang baik.
-Memiliki kemampuan untuk back-up data,
rollback data, dan recovery data.
-Memiliki kemampuan untuk membuat database
mirroring dan clustering.
-Hanya dapat
diimpelementasikan
pada 1 unit server, jika terdapat
tambahan servermaka hanya akan -
berfungsi sebagai pasif / standby -
server (tidak memilikikemampuan -
Technology Cluster Server seperti
halnya pada DMBS Oracle).
-Hanya bisa berjalan pada satu
platform system operasi yaitu
Microsoft Windows.
-Merupakan software berlisensi dan
berharga mahal untuk perusahaan
skala kecil danmenengah.
IBM DB2-Mengurangi biaya
administrasi
-Meningkatkan efisiensi dan -mengurangi
kebutuhan storage
-Sangat mudah migrasi dari Database
lain.
-Support multi-platform
-Platform Specified
-Tidak bisa download
langsung dari
IBM.
-Speednya masih kalah dengan
MySql dan Oracle.
VISUAL FOXPRO-Simpel
-Fitur lengkap
-Punya database sendiri yaitu DBF.
-Akses ke database internal mudah.
-OOP murni sejak versi 6.0f.
-Dinamis.
-Akses ke library eksternal mudah.
-Sederhana.
-Tidak memerlukan spesifikasi hardware
yang tinggi.
-Tidak tersedia tipe
data pointer .
-Tidak bisa digunakan -untuk
membuat OCX.
-Pengembangan versi
sekarang sudah
terhenti di versi 9.0.
-Pembuatan report
yang belum
mengimplementasikan -OOP
(direncanakan akan
diimplementasikan di VFP 9).
-Menu-designer yang
juga belum
mengimplementasikan-OOP.

Sumber : http://davidherdic.blog.widyatama.ac.id/2016/02/02/macam-macam-software-database-serta-kekurangan-dan-kelebihan/

Jenis-jenis Prosesor serta Kelebihan & Kekurangannya

February 15, 2016 in Uncategorized

A.     PENGERTIAN
Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.
Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :

  • Aritcmatics Logical Unit (ALU)
  • Control Unit (CU)
  • Memory Unit (MU)

Intel Corporation


adalah sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di AS dan terkenal dengan rancangan dan produksi mikroprosesor dan mengkhususkan dalam sirkuit terpadu. Intel juga membuat kartu jaringan, chipset papan induk, komponen, dan alat lainnya. Intel memiliki projek riset yang maju dalam seluruh aspek produksi semikonduktor, termasuk MEMS. Intel mengganti logo dan slogannya pada 1 Januari 2006. Slogan lamanya “Intel inside” diganti dengan “Intel Leap ahead”.

B.     JENIS-JENIS PROSESOR INTEL
Sebenarnya jenis-jenis prosesor yang dikeluarkan Intel banyak sekali sejak tahun 1971, yang disebut dengan microprocessor 4004, kemudian perkembangan yang sangat pesat sampai tahun 1993 dengan munculnya gerasi Pentium yaitu Intel Pentium.
1.      1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
2.      1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
3.      1997 : Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
4.      1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
5.      1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
6.      1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
7.      1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
8.      2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
9.      2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
10.   2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
11.   2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
12.   2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
13.   2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
14.   2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
15.   2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
16.   2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
17.   2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
18.   2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)
19.   Core i3
Core i3 memiliki 4 inti processor, yang artinya bisa mengerjakan 4 kerja komputer sekaligus karena dengan menggunakan Core i3 sama dengan menggunakan 4 komputer dalam satu mesin. Selain itu ada technology Turbo Boost, untuk meningkatkan kerja komputer tanpa perlu menggunakan Over clock, dengan menggunakan Intel Core i3, penggunaan listrik jadi lebih hemat, karena Processor ini secara otomatis menggunakan watt yang lebih sedikit dibandingkan processor sebelumnya dan mengatur penggunaan energi untuk komputer sehingga lebih hemat listrik. http://www.rembes.com/2010/08/keunggulan-core-i3.html
20.   Core i5 dan Core i7
ntel Hyper Threading : Memberikan user 4-way dan 8-way dalam pemrosesan multitask yang mengijinkan setiap core pada prosessor untuk bekerja pada 2 pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan. ( Pada Core i3, i5 dan i7 ).
21.   Core i9
Core i9 adalah processor terbaru intel, dengan spesifikasi memiliki 6 core dengan kecepatan 2.8 Ghz dengan L2 256KB X 6 dan L3 12MB. Procesor Gulftown ternyata lebih hemat power dibanding Corei 7 dan Core 2 Quad pada kecepatan yang sama. Tidak itu saja, Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Core i7.

C.     KEUNGGULAN PROSESOR INTEL
Pada beberapa jenis prosesor intel di atas sebenarnya sudah diberikan beberapa penjelasan tentang keunggulan intel sesuai dengan spesifikasinya. Namun secara umum prosesor intel memiliki enggulan antara lain:

  1. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas.
  2. Pipeline pada intel lebih panjang dibanding prosesor lain seperti AMD
  3. Intel menang di brand image dan marketnya.
  4. Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat.
  5. Beberapa uji joba permorma ternyata prosesor intel lah yang kuat dalam hal apapun disbanding prosesor lain (AMD).
  6. Prosesor Intel lebih kuat dari porsesor AMD pada aplikasi multimedia,

Intel Turbo Boost : Meningkatkan performa dengan meningkatkan frekuensi core sesuai dengan permintaan pemakai secara otomatis. ( Core i5 dan i7 ). Contoh : Processor Intel Core i-7 720QM memiliki clock speed sebesar 1.60 GHz untuk minimum. Ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan clock speed yang tinggi. Processor secara otomatis meningkatkan clock speed hingga 2.93 GHz maksimum clock speednya. Dan ketika tidak dibutuhkan maka otomatis clock speednya akan menurun di angka minimum clock speed. Ibarat Speedometer semakin di gas semakin cepat jalannya kendaraan.
Intel HD Graphics : Grafik yang sudah high definition. Dibandingkan dengan Intel Graphics pada Core 2 Duo, Pada core-i grafiknya sudah jauh lebih bagus karena sudah HD. ( Pada Core i3, i5 dan i7 ). Maksimum Memory pada RAM hingga 16GB ( Maksimum memory tergantung dari masing – masing tipe processor ).
Sudah Menggunakan module DDR3 dengan FSB 1066 MHz.

  • Core i3 = Pada core i3 hanya memiliki 2 Core, Hyperthreading ( 4 Way )
  • Core i5 = Pada core i5 memiliki 2 Core, Hyperthreading ( 4 Way ) dan Turbo Boost
  • Core i7 = Pada core i7 memiliki 4 Core, Hyperthreading ( 8 Way ) dan Turbo Boost

Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Corei7.

D.     KELEMAHAN PROSESOR INTEL
Beberapa kelemahan prosesor intel antara lain:

  1. Lemah untuk urusan grafis , gaming dan program 3D bila dibanding dengan AMD misalnya.
  2. Untuk menggunakan prosesor Intel anda harus mengeluarkan banyak biaya apalagi dengan performanya tinggi yang di hasilkan oleh prosesor Intel yaitu Intel i7

E.      KESIMPULAN
Kelemahan-kelemahan itu sebenarnya tidak terlalu berarti karena perbaikan performa yang dilakukan oleh Intel sudah sangat maju terutama dengan munculnya Core i7 dan Core i9. Kemampua

n grafis, gaming dan 3D setelah di uji ternyata memiliki angka relative.

Prosesor AMD (Advance Micro Devices) :

adalah sebuah perusahaan pembuat sirkuit terpadu, prosesor atau IC (integrated circuit) yang bermarkas di Sunnyvale, California, Amerika.
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar, mimpi harga sistim PC akan dapat lebih murah bisa terwujud karena tidak lagi di monopoli oleh Intel. Pada tahun 2006 juga, AMD telah berhasil mengakuisisi perusahaan Grafis terkenal asal Amerika yaitu ATI Tecnology.
Perusahaan ini adalah penyedia prosesor x86-compatible processors terbesar kedua. AMD juga sudah dikenal oleh dunia,

 Kelebihan AMD

  • Harga relatif lebih murah daripada procesor Intel
  • Hyper Transport Technology. Teknologi penggandaan bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat
  • Integrated Memory Controller. Memungkinkan prosesor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu
  • Enhanced Virus Protection. Teknologi yang memungkinkan prosesor mendeteksi virus sehingga tidak akan diproses apabila terdeteksi
  • Cool n’ Quiet. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan
  • AMD64 Technology. Teknologi yang sangat mumpuni untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit

Kekurangan AMD

  • AMD cepat panas. Namun itu dapat diatasi dengan cooler, seperti teknologi Ice Cool pada ASUS.
  • AMD kurang terkenal jika dibandingkan dengan Intel. Masyarakat lebih menggandrumi Intel dibanding AMD
  • Tidak semua game kompatibel dengan AMD

 

 

PERBEDAAN, KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN PROSESOR INTEL DAN PROSESOR AMD
Beberapa perbedaan, keunggulan dan kekurangan prosesor Intel dan AMD :
1. Set instruksi pada Intel adalah MMX, SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2 dan 3DNow. Tetapi dari sekian banyak istruksi yang dipakai oleh intel sebetulnya telah ada dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.
2. L1 pada Intel maksimal 32K, sedang pada AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test AMD dengan L1 128K lebih unggul dibanding dengan Intel.
3. Banyak transistor pada Intel 100 milyar sedang AMD 105 milyar.
4. Banyaknya Decoder, Integer, FP pada intel lebih sedikit dibanding AMD yang secara signifikan perbedaan tersebut meningkatan kinerja dari AMD.
5. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding AMD.
6. AMD lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly Digital Suround Sound.
7. Pipeline pada intel lebih panjang dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel bermasalah pada pertukaran tugas, sehingga pipeline intel kecepatannya melambat berada dibawah AMD.
8. Intel menang di brand image dan marketnya, sedangkan AMD harganya yang lebih murah.
9. Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat. Memang sih, untuk urusan grafis masshi kalah dibanding dengan AMD, tapi paling tidak prosesor Intel tidak cepat panas.
10. Pada prosesor AMD Athlon harga agak murah dibanding Intel. Grafis bagus banget, kecepatannya lumayan, tapi cepet banget panas dibandingkan Intel.
PERBANDINGAN KECEPATAN PROSESOR INTEL DAN AMD 
Dari segi penggunaanya, perangkat keras yaitu prosesor ini bagian penting dari komputer yang berfungsi sebagai inti dari kinerja komputer ini sendiri dimana semakin besar memori dan semakin banyak prosesornya semakin cepat juga kinerja yang di hasilkan oleh prosesor itu sendiri.
Prosesor yang cepat dapat kita lihat dari core (inti prosesor) semakin banyak core yang digunkan pada prosesor semakin cepat juga kinerja komputer yang kita gunakan. Mengapa demikian, karena prosesor bekerja didalam aplikasi-aplikasi program atau game yang kita pakai semakin banyak aplikasi yang kita jalankan semakin banyak juga prosesor kita gunakan.
Kesimpulan sebagai berikut :
1. Untuk menggunakan prosesor Intel anda harus mengeluarkan banyak biaya apalagi dengan performanya tinggi yang di hasilkan oleh prosesor Intel yaitu Intel i7 dimandingkan dengan prosesor AMD anda tidak akan mengeluarkan banyak biaya dan performanya juga lumanyan bagus. Oleh karena itu utuk anda yang biayanya pas-pasan pilihlah prosesor AMD tapi kalau biaya yang anda punya lebih silahkan anda memilih prosesor Intel.
2. Prosesor Intel dan Prosesor AMD telah di uji performannya ternyata prosesor intel lah yang kuat dalam hal apapun sedangkan prosesor AMD hanyalah pilihan kedua anda.
3. Prosesor Intel lebih kuat dari porsesor AMD pada aplikasi multimedia, sebaliknya prosesor AMD menang dari prosesor Intel di gaming dan program 3D nya.

 

Sumber : http://rplsmakzie.blogspot.co.id/2014/06/macam-macam-prosesor-beserta-kelebihan.html

BIODATA DIRI

February 9, 2016 in Uncategorized

Nama : Aldi Faisal Muhammad
NPM : 0615101085
TTL : Bandung, 1 April 1996
Email : aldi.faisal@widyatama.ac.id / aldifaisalm@gmail.com

- Mengapa memilih Universitas Widyatama?
“Karena Univ.Widyatama mempunyai jurusan IT yang sudah terkenal para lulusannya”

- Mengapa memilih jurusan Informatika?
“Karena kegemaran saya di bidang teknologi seperti Komputer & Jaringan”

- Kesan & Pesan?
“Kesan selama berada di widyatama banyak ilmu yang saya dapatkan dan teman teman yg ramah. Pesannya tolong fasilitas kami lebih di perhatikan seperti AC di kelas”

Kompresi text menggunakan algoritma Huffmann

January 14, 2016 in Uncategorized

Kompresi Data

Kompresi data (pemampatan data) merupakan suatu teknik untuk memperkecil jumlah ukuran data (hasil kompresi) dari data aslinya. Pemampatan data umumnya diterapkan pada mesin komputer, hal ini dilakukan karena setiap simbol yang dimunculkan pada komputer memiliki nilai bit-bit yang berbeda. Misal pada ASCII setiap simbol yang dimunculkan memiliki panjang bit 8 bit, misal kode A pada ASCII mempunyai nilai desimal = 65, jika dirubah dalam bilangan biner menjadi 010000001. Pemampatan data digunakan untuk mengurangkan jumlah bit-bit yang dihasilkan dari setiap simbol yang muncul. Dengan pemampatan ini diharapkan dapat mengurangi (memperkecil ukuran data)  dalam ruang penyimpanan.
Algoritma Huffman

Algoritma Huffman adalah salah satu algoritma kompresi. Algoritma huffman merupakan algoritma yang paling terkenal untuk mengompres teks. Terdapat tiga fase dalam menggunakan algoritma Huffman untuk mengompres sebuah teks, pertama adalah fasepembentukan pohon Huffman, kedua fase encoding dan ketiga fase decoding. Prinsip yang digunakan oleh algoritma Huffman adalah karakter yang sering muncul di -encodingdengan rangkaian bit yang pendek dan karakter yang jarang muncul di-encoding dengan rangkaian bit yang lebih panjang. Teknik kompresi algoritma Huffman mampu memberikan penghematan pemakaian memori sampai 30%. Algoritma Huffman mempunyai kompleksitas O(log n) untuk himpunan dengan karakter.


  1. Pendahuluan

Teks adalah kumpulan dari karakter –karakter atau string yang menjadi satu kesatun. Teks yang memuat banyak karakter didalamnya selalu menimbulkan masalah pada media penyimpanan dan kecepatan waktu pada saat transmisi data. Media penyimpanan yang terbatas, membuat semua orang mencoba berpikir untuk menemukan sebuah cara yang dapat digunakan untuk mengompres teks. Walaupun pada saat ini terdapat banyak algoritma untuk mengompres data termasuk teks, seperti LIFO, LZHUF, LZ77 dan variannya (LZ78, LZW, GZIP), Dynamic Markov Compression (DMC), Block -Sorting LosslessRun-Length,Shannon-FanoArithmetic, PPM (Prediction by Partial Matching), Burrows-Wheeler Block Sorting, dan Half Byte. Namun penulis menggunakan algoritma Huffman, karena algoritma ini banyak digunakan dan mudah diimplementasikan dalam proses pengompresan teks. Kompresi adalah proses pengubahan sekumpulan data menjadi bentuk kode dengan tujuan untuk menghemat kebutuhan tempat penyimpanan dan waktu untuk transmisi data[1].

Dengan menggunakan algoritma Huffman, proses pengompresan teks dilakukan dengan  menggunakan prinsip pengkodean, yaitu tiap karakter dikodekan dengan rangkaian beberapa bit sehingga menghasilkan hasil yang lebih optimal. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui keefektifan algoritma Huffman dalam kompresi teks dan memaparkan cara-cara mengompresi teks dengan menggunakan algoritma Huffman. Untuk mencapai tujuan diatas penulis melakukan serangkaian kegiatan yaitu mengumpulkan data dan referensi-referensi yang ada, serta melakukan studi pustaka.

2.      Dasar Teori

2.1         Algoritma Huffman

Algoritma Huffman, yang dibuat oleh seorang mahasiswa MIT bernama David Huffman pada tahun 1952, merupakan salah satu metode paling lama dan paling terkenal dalam kompresi teks [2]. Algoritma Huffman menggunakan prinsip pengkodean yang mirip dengan kode Morse, yaitu tiap karakter (simbol) dikodekan hanya dengan rangkaian beberapa bit, dimana karakter yang sering muncul dikodekan dengan rangkaian bit yang pendek dan karakter yang jarang muncul dikodekan.dengan rangkaian bit yang lebih panjang. Berdasarkan tipe peta kode yang digunakan untuk mengubah pesan awal (isi data yang diinputkan) menjadi sekumpulan codeword, algoritma Huffman termasuk kedalam kelas algoritma yang menggunakan metode statik . Metoda statik adalah metoda yang selalu menggunakan peta kode yang sama, metoda ini membutuhkan dua fase (two-pass): fase pertama untuk menghitung probabilitas kemunculan tiap simbol dan menentukan peta kodenya, dan fase kedua untuk mengubah pesan menjadi kumpulan kode yang akan di taransmisikan. Sedangkan berdasarkan teknik pengkodean simbol yang digunakan, algoritma Huffman menggunakan metode symbolwise. Metoda symbolwise adalah metode yang menghitung peluang kemunculan dari setiap simbol dalam satu waktu, dimana simbol yang lebih sering muncul diberi kode lebih pendek dibandingkan simbol yang jarang muncul.

2.1.1   Pembentukan Pohon Huffman

Kode Huffman pada dasarnya merupakan kode prefiks (prefix code). Kode prefiks adalah himpunan yang berisi sekumpulan kode biner, dimana pada kode prefik ini tidak ada kode biner yang menjadi awal bagi kode biner yang lain. Kode prefix biasanya direpresentasikan sebagai pohon biner yang diberikan nilai atau label. Untuk cabang kiri pada pohon biner diberi label 0, sedangkan pada cabang kanan pada pohon biner diberi label 1. Rangkaian bit yang terbentuk pada setiap lintasan dari akar ke daun merupakan kode prefiks untuk karakter yang berpadanan. Pohon biner ini biasa disebut pohon Huffman. Langkah-langkah pembentukan pohon Huffman adalah sebagai berikut [3] :

  1. Baca semua karakter di dalam teks untuk menghitung frekuensi kemunculan setiap karakter.

Setiap karakter penyusun teks dinyatakan sebagai pohon bersimpul tunggal. Setiap simpul di-assign dengan frekuensi kemunculan karakter tersebut.

  1. Terapkan strategi algoritma greedy sebagai berikut :

gabungkan dua buah pohon yang mempunyai frekuensi terkecil pada sebuah akar. Setelah digabungkan akar tersebut akan mempunyai frekuensi yang merupakan jumlah dari frekuensi dua buah pohon-pohon penyusunnya.

  1. Ulangi langkah 2 sampai hanya tersisa satu buah pohon Huffman. Agar pemilihan dua pohon yang akan digabungkan berlangsung cepat, maka semua yang ada selalu terurut menaik berdasarkan frekuensi. Sebagai contoh, dalam kode ASCII string 7 huruf “ABACCDA” membutuhkan representasi 7 × 8 bit = 56 bit (7 byte), dengan rincian sebagai berikut:

 A = 01000001

B = 01000010

A = 01000001

C = 01000011

C = 01000011

D = 01000100

A = 01000001

Pada string di atas, frekuensi kemunculan A = 3, B = 1, C = 2, dan D = 1,

Gambar 1. Pohon H uffman untuk Karakter “ABACCDA”

2.1.2        Proses Encoding

Encoding adalah cara menyusun string biner dari teks yang ada. Proses encoding untuk satu karakter dimulai dengan membuat pohon Huffman terlebih dahulu. Setelah itu, kode untuk satu karakter dibuat dengan menyusun nama string biner yang dibaca dari akar sampai ke daun pohon Huffman. Langkah-langkah untuk men-encoding suatu string biner adalah sebagai berikut:

  1. Tentukan karakter yang akan di-encoding
  2. Mulai dari akar, baca setiap bit yang ada pada cabang yang bersesuaian sampai ketemu daun dimana karakter itu berada
  3. Ulangi langkah 2 sampai seluruh karakter diencoding Sebagai contoh kita dapat melihat table dibawah ini, yang merupakan hasil encoding untuk pohon Huffman pada gambar 1

Karakter String

Biner Huffman

A

0

B

110

C

10

D

111

 

Tabel 1. Kode Huffman untuk Karakter “ABCD”

2.1.3        Proses Decoding

Decoding merupakan kebalikan dari encodingDecoding berarti menyusun kembali data daristring biner menjadi sebuah karakter kembali. Decoding dapat dilakukan dengan dua cara, yang pertama dengan menggunakan pohon Huffman dan yang kedua dengan menggunakan tabel kode  Huffman. Langkah-langkah men -decoding suatu string biner dengan menggunakan pohon Huffman adalah sebagai berikut :

  1. Baca sebuah bit dari string biner.
  2. Mulai dari akar
  3. Untuk setiap bit pada langkah 1, lakukan traversal pada cabang yang bersesuaian.
  4. Ulangi langkah 1, 2 dan 3 sampai bertemu daun. Kodekan rangkaian bit yang telah dibaca dengan karakter di daun.
  5. Ulangi dari langkah 1 sampai semua bit di dalam string habis. Sebagai contoh kita akan men-decoding string biner yang bernilai ”111”

setelah kita telusuri dari akar, maka kita akan menemukan bahwa string yang mempunyai kode Huffman “111” adalah karakter D. Cara yang kedua adalah dengan menggunakan tabel kode Huffman. Sebagai contoh kita akan menggunakan kode Huffman pada Tabel 1 untuk merepresentasikan string “ABACCDA”. Dengan menggunakan Tabel 1 string tersebut akan direpresentasikan menjadi rangkaian bit : 0 110 0 10 10 1110. Jadi, jumlah bit yang dibutuhkan hanya 13 bit. Dari Tabel 1 tampak bahwa kode untuk sebuah simbol/karakter tidak boleh menjadi awalan dari kode simbol yang lain guna menghindari keraguan (ambiguitas) dalam proses dekompresi atau decoding. Karena tiap kode Huffman yang dihasilkan unik, maka proses decoding dapat dilakukan dengan mudah. Contoh: saat membaca kode bit pertama dalam rangkaian bit “011001010110”, yaitu bit “0”, dapat langsung disimpulkan bahwa kode bit “0” merupakan pemetaan dari simbol “A”. Kemudian baca kode bit selanjutnya, yaitu bit “1”. Tidak ada kode Huffman “1”, lalu baca kode bit selanjutnya, sehingga menjadi “11”. Tidak ada juga kode Huffman “11”, lalu baca lagi kode bit berikutnya, sehingga menjadi “110”. Rangkaian kode bit “110” adalah pemetaan dari simbol “B”.

2.1.4        Kompleksitas Algoritma Huffman

Algoritma Huffman mempunyai kompleksitas waktu O(n log n), karena dalam melakukan sekali proses itersi pada saat penggabungan dua buah pohon yang mempunyai frekuensi terkecil pada sebuah akar membutuhkan waktu O(log n), dan proses itu dilakukan berkali-kali sampai hanya tersisa satu buah pohon Huffman itu berarti dilakukan sebanyak n kali[4].

3.      Pengujian Algoritma Huffman

Pada pengujian digunakan, kita akan menencoding sebuah teks yang berisi 100.000 string,diantaranya 45.000 karakter ‘g’, 13.000 karakter ‘o’, 12.000 karakter ‘p’, 16.000 karakter ‘h’, 9.000 karakter ‘e’, dan 5.000 karakter ‘r’ dengan menggunakan 3 cara, yaitu dengan menggunakan kode ASCII , kode 3-bit dan kode Huffman. Setelah itu ketiga kode tersebut akan dibandingkan satu sama lainnya.

a.      Kode ASCII

Karakter
ASCII
BINER
g1031100111
o1111101111
p1121110000
h1041101000
e1011100101
r1141110010

Tabel 3. Kode ASCII untuk karakter “ g,o,p,h,e,r, ”

 Untuk meng-encoding teks tersebut kita membutuhkan sebanyak:

  • § untuk karakter ‘g’

4.5000 x 8 bit (1100111) = 360.000 bit

  • § untuk karakter ‘o’

13.000 x 8bit (1101111) = 104.000 bit

  • § untuk karakter ‘p’

12.000 x 8bit (1110000) = 96.000 bit

  • § untuk karakter ‘h’

16.000 x 8bit (1101 000 ) = 128.000 bit

  • § untuk karakter ‘e’

9.000 x 8bit (1100101) = 72.000 bit

  • § untuk karakter ‘r’

5.000 x 8bit (1110010) = 40.000 bit

jumlah = 800.000 bit

b.      3-bit Kode

 

Karakter

Kode

String Biner

g

0

000

o

1

001

p

2

010

h

3

011

e

4

100

r

5

101

 

Tabel 4. 3-bit Kode untuk karakter “ g,o,p,h,e,r”

Untuk meng-encoding teks tersebut kita membutuhkan sebanyak:

  • § untuk karakter ‘g’

45.000 x 3 bit (000) = 135.000 bit

  • § untuk karakter ‘o’

13.000 x 3bit (001) = 39 .000 bit

  • § untuk karakter ‘p’

12.000 x 3bit (010) = 36 .000 bit

  • § untuk karakter ‘h’

16.000 x 3bit (011) = 48 .000 bit

  • § untuk karakter ‘e’

9.000 x 3bit (100) = 27 .000 bit

  • § untuk karakter ‘r’

5.000 x 3bit (101) = 15.000 bit

jumlah = 300.000 bit

 

c.       Kode Huffman

 

Karakter

Frekuensi

Peluang

Kode Huffman

g

45000

3/13

0

  • o

13000

3/13

101

p

12000

1/13

100

h

16000

1/13

111

e

9000

1/13

1101

r

5000

1/13

1100

 

Tabel 5. Kode Huffman untuk Karakter “ g,o,p,h,e,r”,

 

Untuk meng-encoding teks tersebut kita membutuhkan sebanyak:

  • § untuk karakter ‘g’

45.000 x 1 bit (0) = 45 .000 bit

  • § untuk karakter ‘o’

13.000 x 3bit (101) = 39 .000 bit

  • § untuk karakter ‘p’

12.000 x 3bit (110) = 36 .000 bit

  • § untuk karakter ‘h’

16.000 x 3bit (111) = 48.000 bit

  • § untuk karakter ‘e’

9.000 x 4bit (1101) = 36.000 bit

  • § untuk karakter ‘r’

5.000 x 4bit (1100) = 20 .000 bit

jumlah = 224.000 bit

Dari data diatas kita dapat lihat bahwa dengan menggunakan kode ASCII untuk meng-encoding teks tersebut membutuhkan 800.000 bit, sedangkan dengan menggunakan 3-bit kode dibutuhkan 300.000 bit dan dengan menggunakan kode Huffman hanya membutuhkan 224.000. Dengan menggunakan data tersebut maka dapat kita lihat bahwa dengan menggunakan algoritma Huffman dapat mengompres teks sebesar 70% dibandingkan kita menggunakan kode ASCII dan sebesar 25,3% dibandingkan kita menggunakan 3-bit kode.

  Kesimpulan

  1. Algoritma Huffman adalah salah satu algoritma kompresi, yang banyak digunakan dalam kompresi teks.
  2. Terdapat 3 tahapan dalam menggunakan algoritma Huffman, yaitu:
  • § membentuk pohon Huffman
  • § melakukan encoding dengan menggunakan pohon Huffman, dan
  • § melakukan decoding
  1. Algoritma Huffman mempunyai kompleksitas waktu O(n log n).
  2. Algoritma Huffman adalah salah satu algoritma yang menggunakan prinsip algoritma greedy dalam penyusunan pohon Huffman
  3. Dari hasil pengujian yang dilakukan, algoritma Huffman dapat mengompres teks sebesar 70% jika dibandingkan dengan menggunakan kode ASCII dan sebesar 25,3% jika dibandingkan dengan kita menggunakan 3-bit kode.